Selasa
Pukul : 16:07:53

Sudarman, S.Kom

| More

Sukseskan Musi Run 2016 Sebagai Sport Tourism Baru di Sumsel

PALEMBANG - Perhelatan Musi Run 2016, siap digeber, Minggu 4 Desember 2016. Para peserta sendiri antusias mendaftar. Ingin ambil bagian dalam event akbar lari 5 km (5K) dan 10 km (10 K) dalam rangka menyambut Asian Games 2018 itu. “Target kita untuk mengejar 1.000 peserta terealisasi. Sejak ditutup pendaftaran online 27 November, total pendaftar sudah 950 orang,” kata Edward Desmamora, ketua panitia Musi Run 2016, kemarin.

Bahkan, lanjutnya, event kerja sama Sumeks Group, Polresta Palembang, dan LSS (Lelarian Sana Sini) itu, tak hanya diikuti oleh peserta dari Palembang. Beberapa peserta dari luar kota pun berlomba-lomba mendaftar. “Kalau peserta terjauh, ada dari Bali, Kupang. Ada juga dari Medan,” ungkapnya.

Diketahui, Musi Run bukan sekadar lomba lari untuk mencari prestasi, namun lebih pada rekreasi. Ada misi lain yang diemban. Yakni menjadikan Musi Run 2016 sebagai sport tourism baru di Sumsel, khususnya Palembang. Mengingat Bumi Sriwijaya tidak kurang dua tahun lagi akan menggelar pesta akbar olahraga Asian Games 2016. Momen yang pas, lantaran lintasan yang akan dilewati yakni Jembatan Ampera dan juga Jakabaring Sport City sebagai arena Asian Games 2018 mendatang.

“Tetapi bukan berarti peserta profesional tidak boleh ikut. Semua kalangan kita undang untuk meramaikan event. Mulai dari instansi pemerintahan, Polri, TNI, pelajar dan masyarakat umum. Malah atlet profesional Sumsel kita seperti Jauhari Johan ikut andil. Tetapi untuk Jauhari kategorinya jelas akan berbeda,” sambungnya. Lalu bagaimana dengan lintasan? Menurut Edho, peserta akan berlari sesuai dengan kategori yang diikuti. Start dan finis dipusatkan tetap sama yakni di depan pintu masuk Jakabaring Sport City.

Untuk kategori 5K, rute berlari akan mengelilingi Bundaran Parameswara terus menuju depan Polresta Palembang, dan kembali berputar menuju ke JSC. Berbeda dengan kategori 10K, yang terus berlari melewati Jembatan Ampera, terus ke Jalan Merdeka, berputar di sekitaran Benteng Kuto Besak, dan kembali menuju Jembatan Ampera hingga pintu gerbang JSC.

“Peserta tidak perlu khawatir. Setiap lintasan akan ditempatkan beberapa titik water station untuk peserta minum. Menghindari kemungkinan pelari dehidrasi,” tuturnya. Panitia juga memberikan fasilitas komplet untuk peserta yang datang dari luar kota. Di antaranya 4 titik hotel penginapan. Yakni Hotel Daira, Aston, Arista, dan Aryaduta. “Nanti, kita juga sediakan sarana shuttle bus, yang akan mengantar peserta ke tempat start arena lomba,” tukasnya. (cj11/nan/ce1)

- See more at: http://www.sumeks.co.id/index.php/sumeks/24421-sukseskan-musi-run-2016-sebagai-sport-tourism-baru-di-sumsel#sthash.ZUpnQkvo.dpuf

Berita Terkait

Sekilas Info

  • Presiden AS Barack Obama memesan Nasi Goreng di restoran Bali langsung dari Amerika


  • Menurut United Stated Trade Representatives, 25% obat yang beredar di Indonesia adalah palsu.


  • Menurut peneliti di Detroit, orang yang selalu tersenyum lebar cenderung hidup lebih lama.


  • WHO merilis, 30 persen anak-anak di dunia kecanduan menonton televisi dan bermain komputer.


  • Anak yang mengalami gangguan tidur, cenderung memakai obat2an dan alkohol berlebih saat dewasa.


Indeks Berita

Peta Lokasi