Jumat
Pukul : 16:11:02

Ria Anggraini, A.Md

| More

Kejar Penunggak Lalu Minta Bayar Pajak di Tempat

Palembang, BP

Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus melakukan upaya dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satunya, pihaknya berencana melakukan penagihan tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) kepada pengguna.
“Selama ini Dispenda hanya mengingati pengguna yang pajaknya menunggak. Tapi nantinya kita bisa mengejar penunggak pajak dan melakukan pembayaran pajak ditempat,” ungkap Plt Kepala Dispenda Sumsel Marwan Fansuri saat ditemui, di Pemprov Sumsel, Kamis (24/11).
Hal itu dapat dilakukan, lanjut Marwan, melalui Aplikasi SIAPO yang belum lama ini diluncurkan oleh Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumsel. Peluncurkan sistem aplikasi berbasis onlineSIAPO ini untuk mempermudah masyarakat Sumsel dalam membayar pajak kendaraan.
“Lewat aplikasi SIAPO, kita bisa mengecek pengguna kendaraan yang menunggak dan mengecek besaran pajak yang harus dibayar. Jadi saat dicek ternyata menunggak bisa langsung dikejar,” jelas dia.
Untuk itu, masih dikatakan dia, setelah dikejar petugas, penunggak pajak dapat membayarnya ditempat. Sehingga Dispenda Sumsel juga bakal menyiapkan sebanyak 20 unit mobil Samsat keliling.
“Ada empat mobil di Kota Palembang dan sisanya dibagi ke tiap kabupaten/kota di Sumsel. Untuk 20 mobil Samsat keliling itu, Dispenda telah menganggarkan sebesar Rp4 miliar,” katanya.
Ia juga menambahkan, untuk realisasi pemutihan pajak PKB di Sumsel sesuai progres, bahkan baik dalam penerimaannya. Setidaknya, target berdasarkan ABT 2016, untuk pemutihan 4 bulan hampir dicapai dalam dua bulan saja.
“Kita optimis dari sisi program pemutihan PKB akan mampu melampaui target yang ditetapkan. Realisasi pemutihan pajak, per bulannya bisa lebih Rp110 miliar, padahal target kita dalam empat bulan Rp297 miliar,” pungkasnya. #rio
 
(sumber:Berita Pagi)

Berita Terkait

Sekilas Info

  • Presiden AS Barack Obama memesan Nasi Goreng di restoran Bali langsung dari Amerika


  • Menurut United Stated Trade Representatives, 25% obat yang beredar di Indonesia adalah palsu.


  • Menurut peneliti di Detroit, orang yang selalu tersenyum lebar cenderung hidup lebih lama.


  • WHO merilis, 30 persen anak-anak di dunia kecanduan menonton televisi dan bermain komputer.


  • Anak yang mengalami gangguan tidur, cenderung memakai obat2an dan alkohol berlebih saat dewasa.


Indeks Berita

Peta Lokasi