Jumat
Pukul : 16:02:57

Ria Anggraini, A.Md

| More

Tebusan Amnesti Pajak Sumsel Babel Capai Rp839 M

Palembang, BP

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumatera Selatan (Sumsel) dan Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mencatat dana tebusan amnesti pajak hingga saat ini mencapai Rp839,725 miliar.

Kepala Kanwil DJP Sumsel dan Babel M Ismiransyah M Zain mengatakan, periode ke dua ini, masih belum cukup baik, namun pihaknya terus sosialisasi sebab diperkirakan masih banyak yang menunda-nunda penyampaian pajak.

“Kami terus mengajak masyarakat untuk memanfaatkan tarif uang tebusan Amnesti Pajak Periode II yang masih sangat rendah yakni 3 persen hingga Desember,” katanya, Kamis (24/11).

Untuk wajib pajak yang mendeklarasikan harta di luar negeri, dikenai tarif 6 persen. Bahkan, bagi wajib pajak Pelaku UMKM dengan omset sampai dengan Rp4,8 miliar

Tarif tebusannya dikatakan, lebih rendah lagi, yakni 0,5 persen untuk yang melaporkan harta kurang dari Rp10 miliar atau 2 persen untuk yang melaporkan harta lebih dari Rp10 miliar, dan tarif ini berlaku hingga 31 Maret 2017.

Menggenjot dana tebusan, tim penyuluh Kanwil DJP Sumsel Babel gencar melakukan sosialisasi ke berbagai instansi, asosiasi bahkan hingga tempat ibadah. Seperti penyuluhan Amnesti Pajak kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Balai Karantina Pertanian Kelas I Palembang.

Bimbingan Teknis Amnesti Pajak kepada Wajib Pajak UMKM yang bekerjasama dengan Universitas Bina Darma dan Sosialisasi kepada Jemaah Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Palembang.

“Selain instansi dan asosiasi pengusaha, Tim Penyuluh Amnesti Pajak juga akan terus melakukan kerjasama dengan berbagai pihak untuk menyosialisasikan amnesti pajak kepada masyarakat,” katanya.

Bahkan pihaknya melakukan kegiatan penyuluhan kepada siswa/siswi SD dan SMP, kegiatan ini dilakukan selain untuk membangun kesadaran akan pajak sejak dini kami juga menitipkan surat himbauan agar orang tua siswa memanfaatkan Amnesti Pajak.

Ada banyak manfaat yang bisa di peroleh dengan mengikuti amnesti pajak. Antara lain, penghapusan pajak yang seharusnya terutang, wajib pajak tidak akan dikenai sanksi administrasi, sanksi pidana perpajakan, tidak akan dilakukan pemeriksaan bahkan penghentian proses pemeriksaan bukti permulaan atau penyidikan.

Wajib Pajak tidak perlu khawatir karena terdapat jaminan rahasia data amnesti pajak, yang nantinya tidak dapat dijadikan dasar penyelidikan dan penyidikan tindak pidana apapun. Ungkap pria yang biasa di sapa Ipung ini. #ren

 

(sumber:Berita Pagi)

Berita Terkait

Sekilas Info

  • Presiden AS Barack Obama memesan Nasi Goreng di restoran Bali langsung dari Amerika


  • Menurut United Stated Trade Representatives, 25% obat yang beredar di Indonesia adalah palsu.


  • Menurut peneliti di Detroit, orang yang selalu tersenyum lebar cenderung hidup lebih lama.


  • WHO merilis, 30 persen anak-anak di dunia kecanduan menonton televisi dan bermain komputer.


  • Anak yang mengalami gangguan tidur, cenderung memakai obat2an dan alkohol berlebih saat dewasa.


Indeks Berita

Peta Lokasi